Sabtu, 05 Oktober 2013

UMKM mendominasi 99% pertumbuhan ekonomi Indonesia

UMKM mendominasi 99%  pertumbuhan ekonomi IndonesiaUnit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dinilai mampu berkontribusi hingga 99% bagi perkembangan ekonomi Indonesia yang pada tahun lalu memampu mencatat pertumbuhan sebesar 6,2%. Demikian diungkapkan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo dalam pidatonya di acara Talkshow Klaster Unggulan dan Diseminasi Pola Pembiayaan UMKM di Gedung Bank Indonesia, Jakarta.


Saat ini hampir 99% UMKM mendominasi pertumbuhan ekonomi Indonesia, hanya 1% dalam bentuk usaha besar," ungkapnya, Jumat (13/9/2013). UMKM ini, menurut Agus, merupakan satu sektor yang mampu bertahan dalam situasi ekonomi global yang sedang tertekan. Hal ini karena UMKM umumnya memanfaatkan sumber daya lokal, baik itu sumber daya manusia, modal, bahan baku, hingga peralatan.

Agus menjelaskan sektor UMKM ini juga mampu menyerap tenaga kerja yang cukup signifikan. Sektor UMKM mampu menyumbang sekitar 56% pada produk domestik bruto dan UMKM juga menyerap tenaga kerja sebanyak 97%," ujar Agus.

Di tengah kondisi global yang masih memprihatikan, UMKM diharapkan mampu menjadi sumber kekuatan ekonomi Indonesia. Untuk itu BI berkomitmen untuk mengembangkan kluster UMKM yang tersebesar di seluruh Indonesia.

"Di Kantor Cabang Bank Indonesia ada 71 cluster UMKM dan kita akan menumbuh kembangkan dalam satu forum, kita akan dorong cluster-cluster itu untuk berkembang," jelasnya. Demikian diungkapkan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo dalam pidatonya di acara Talkshow Klaster Unggulan dan Diseminasi Pola Pembiayaan UMKM di Gedung Bank Indonesia, Jakarta.

"Saat ini hampir 99% UMKM mendominasi pertumbuhan ekonomi Indonesia, hanya 1% dalam bentuk usaha besar," ungkapnya, Jumat (13/9/2013). UMKM ini, menurut Agus, merupakan satu sektor yang mampu bertahan dalam situasi ekonomi global yang sedang tertekan. Hal ini karena UMKM umumnya memanfaatkan sumber daya lokal, baik itu sumber daya manusia, modal, bahan baku, hingga peralatan.

Agus menjelaskan sektor UMKM ini juga mampu menyerap tenaga kerja yang cukup signifikan. "Sektor UMKM mampu menyumbang sekitar 56% pada produk domestik bruto dan UMKM juga menyerap tenaga kerja sebanyak 97%," ujar Agus.

Di tengah kondisi global yang masih memprihatikan, UMKM diharapkan mampu menjadi sumber kekuatan ekonomi Indonesia. Untuk itu BI berkomitmen untuk mengembangkan kluster UMKM yang tersebesar di seluruh Indonesia.

"Di Kantor Cabang Bank Indonesia ada 71 cluster UMKM dan kita akan menumbuh kembangkan dalam satu forum, kita akan dorong cluster-cluster itu untuk berkembang," jelasnya. 
Source artikel: Liputan6.com


Artikel yang lainnya